Medan, sorakaro.com
Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional, telah dilaksanakan Rapat Penyelesaian Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) Pembangunan Jalan Tol di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis (04/06/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Ditjen PTPP), yaitu Arief Muliawan, bersama para pemangku kepentingan terkait serta beberapa Kepala Kantor Pertanahan di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi strategis untuk membahas berbagai isu yang berpotensi memengaruhi kelancaran pembangunan jalan tol, khususnya yang berkaitan dengan proses pengadaan tanah. Dalam rapat tersebut, para peserta melakukan identifikasi terhadap berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah penyelesaian yang efektif dan terukur.
Melalui diskusi dan koordinasi yang konstruktif, setiap instansi yang terlibat menyampaikan perkembangan pelaksanaan kegiatan, kendala yang dihadapi, serta usulan solusi guna mempercepat penyelesaian permasalahan yang masih berlangsung. Sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar arus logistik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam mendukung keberhasilan pelaksanaannya.
Melalui rapat ini, diharapkan berbagai tantangan yang muncul dalam proses pengadaan tanah maupun pelaksanaan pembangunan dapat segera ditangani secara tepat, sehingga pembangunan jalan tol di Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Red/sorakaro.com
Editor : Moral Sitepu









