Mejuah-juah
Simalem

Malam, Kantor Kepala Desa Naman Teran di Geruduk Massa

Naman Teran, sorakaro.com

Sekitar pukul 21.00 WIB malam, ratusan masyarakat desa Naman Teran yang didominasi ibu-ibu mendatangi kantor desa, Senin (02/02/2026) untuk mempertanyakan urusan suplai air bersih kerumah warga yang tak kunjung aktif selama berbulan-bulan lamanya.

Wamen Ossy Ingatkan Pemutakhiran Data Digital Merupakan Pekerjaan Rumah Bersama

Aksi itu dipicu dari kejadian kebakaran 1 unit rumah di sebelah Puskesmas milik Keben Ginting, isi rumah ludes tak terselamatkan akibat minimnya ketersediaan air di desa Naman Teran.

Dijelaskan warga, terkait pengeloaan air, kepala desa dituding tidak transparan dan semena-mena mengelola keuangan tanpa ada laporan kepada warga. Dan disampaikan, ketersediaan air hingga kini semakin jauh dari harapan.

Ukir Prestasi, Kantor Pertanahan Kabupaten Karo Sabet Empat Penghargaan Sekaligus

“Iuran yang menggunakan meteran Rp 20.000/bulan, sementara yang tidak menggunakan meteran sebanyak Rp. 5000,” kata salah satu warga.

Didampingi anggota DPRD Karo, Lusia Sukatendel, masyarakat bertahan diseputaran kantor kepala desa Naman Teran sembari memasak air menggunakan api unggun hingga pukul 04.00 WIB yang kemudian mengarahkan warga untuk berkumpul di Jambur desa untuk memusyawarahkan sejumlah permasalahan termasuk tuntutan karang taruna desa.

Dihadiri kaur desa, kadus dan BPD desa Naman Teran dalam musyawarah kepala desa mengakui tidak pernah membuat laporan keuangan secara tertulis semenjak dirinya menjadi kepala desa usai dicecar anggota DPRD Lusia Sukatendel.

Desakan masyarakat semakin kuat untuk pemberhentian Kepala Desa, meski dijelaskan Anggota DPRD, Lusia Sukatendel soal mekanisme dan tahapan untuk proses pemberhentian. Justru mengeluarkan suara riuh sebagai bentuk protes.

Dalam musyawarah tidak menemukan kesepakatan, ratusan massa dan karang taruna lebih memilih jalan dengan menempuh caranya sendiri.

Moral Sitepu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement