Mejuah-juah
Simalem

Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK, Ny. Roswhita Antonius Ginting Pimpin Supervisi ke Desa Rumah Kabanjahe dan Desa Sukatepu

KABANJAHE, sorakaro.com

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo, Ny. Roswhita Antonius Ginting, melakukan kunjungan lapangan dalam rangka supervisi Desa Percontohan 10 Program Pokok PKK Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (16/03/2026) ini menyasar dua titik utama, yakni Desa Rumah Kabanjahe di Kecamatan Kabanjahe dan Desa Sukatepu di Kecamatan Naman Teran.

Didampingi oleh Tim Supervisi Kabupaten, Ny. Roswhita Antonius Ginting menegaskan bahwa agenda ini bukan sekedar rutinitas administratif, melainkan upaya nyata untuk melihat sejauh mana program PKK telah menyentuh dan membawa perubahan bagi kesejahteraan keluarga di tingkat desa.

Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

Dalam arahannya, Ny. Roswhita Antonius Ginting menekankan pentingnya sinkronisasi antara kelompok kerja (Pokja) di desa dengan program prioritas kabupaten. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:

1. Penguatan Administrasi: Memastikan pencatatan data keluarga dan kegiatan PKK dilakukan secara akurat dan digital (jika memungkinkan).

Kantor Pertanahan Tetap Buka Layani Masyarakat pada Masa Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri 1447 H

2. Pemanfaatan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (HATINYA) PKK: Mendorong warga mengoptimalkan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan keluarga.

3. Pencegahan Stunting: Memastikan Posyandu berjalan optimal dan kader PKK aktif dalam pemantauan gizi anak.

Kunjungan diawali di Desa Rumah Kabanjahe. Di lokasi ini, tim melihat langsung inovasi warga dalam pengelolaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Perjalanan kemudian berlanjut ke Desa Suka Tepu, Kecamatan Naman Teran, di mana Ny. Roswhita Antonius Ginting memberikan motivasi kepada para kader untuk tetap semangat meski berada di wilayah yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

“Desa percontohan harus menjadi mercusuar bagi desa-desa lain. Saya berharap melalui supervisi ini, kendala di lapangan bisa kita cari solusinya bersama, sehingga 10 Program Pokok PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar pajangan di papan data,” ujar Ny. Roswhita Antonius Ginting.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara tim supervisi kabupaten dengan para pengurus PKK desa serta tokoh masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Kabanjahe, Camat Naman Teran, para Kepala Desa terkait, serta pengurus TP PKK Kabupaten Karo.

Red/sorakaro.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement