Mejuah-juah
Kabar Sibayak Simalem

Terimakasih Tuhan! Membiarkan Kapolres Karo Mengelola Judi dengan Baik

Karo, sorakaro.com

Tak ada kapoknya, bandar judi kerab mencari lahan usaha baru meski sejumlah arena judi berulang kali ditutup aparat petugas, demikian halnya yang menimpa salah satu wartawan akibat selalu ‘bising’ menulis tentang judi yang akhirnya menjadi korban lalapan api dan keluarga.

Teranyar, berita judi kembali dihebohkan dengan penangkapan di salah satu lokasi judi Kabanjahe oleh Polda Sumatera Utara yang tak tanggung-tanggung menangkap sebanyak 29 orang. Penangkapan itu seolah memberi prank kepada pihak Polres Karo yang tidak tahu sama sekali prosesnya. Dan bahkan ada pihak berspekulasi polres karo bermain 2 kaki.

Kantor Pertanahan Kabupaten Karo Ikuti Rapat Koordinasi Penanganan Ketidaksesuaian Tata Ruang Danau Toba

Menjelang penghujung Tahun 2025, meski diwarnai suasana Natal, Judi di Karo kembali marak baik judi jenis dadu dan judi mesin jenis tembak ikan. Hal itu terpantau di wilayah Kabanjahe seputaran Laudah yang berdekatan dengan SPBU dan disebut-sebut dikelola “Lundu” berwajah preman yang tidak takut Hukum apalagi peluru dari Polres Karo.

Demikian juga dikawasan Munte, persis dekat dengan pertigaan desa Bandar Meriah, Kecamatan Munte. Dikabarkan, situasi judi tembak ikan disana melibatkan aparat dan warga sipil sebagai pengelola. Meski tidak diuraikan warga, siapa nama oknum aparat yang dimaksud, namun menurutnya informasi yang disampaikan sangat akurat dan sangat layak dipercaya.

Pastikan Ketersediaan Lahan dan Kepastian Hukum Kawasan Swasembada Pangan di Papua Selatan, Menteri Nusron Ungkap Telah Terbitkan Hak Seluas 328 Ribu Hektare

Menanggapi hal itu warga bergumam sudah tidak percaya lagi dengan siapapun apalagi dengan aparat penegak hukum. Katanya, sudah tidak ada manfaat keberadaan aparat penegak hukum disekitar kita. “Keresahan yang kita rasakan cukup berdoa sebagai obatnya. Kalau melapor sana-sini tidak ada guna, karena kita yakini ada keterlibatan oknum aparat didalamnya,” kata sekumpulan warga gereja yang tidak mau menyebut nama dan sangat layak dipercaya, Sabtu (13/12/2025.

Dalam proses wawancara dengan sorakaro.com  warga juga terdengar melepas bahasa Doa, ia melepaskan kata,” Terimakasi Tuhan! Telah membiarkan kapolres karo mengelola judi dengan baik,” katanya dengan wajah kesal usai kegiatan Natal.

Ia juga merinci wilayah yang terdampak Judi dan diduga mendapat restu dari pihak aparat kepolisian, seperti Kecamatan Merek, Kecamatan Simpang Empat, Tiga Binanga dan Lau Baleng.

Moral Sitepu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement