Kabanjahe, sorakaro.com
Akibat Video viral di salah satu akun media sosial (tictoc) kemarin Senin 23 Februari 2026, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG Sumber Mufakat II melakukan klarifikasi pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah SMA Negeri 2 Kabanjahe, Rabu (25/02/2026).
Diawali penekanan pihak ketua Komite SMA Negeri 2 Kabanjahe, Rudi Surbakti yang juga ketua LSM KCBI Kabupaten Karo menyambangi gedung sekolah SMA Negeri untuk memastikan informasi yang beredar terkait pelayanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebut dalam isi video media sosial adanya penurunan estimasi harga dari standard pemenuhan gizi sesuai juknis.
“kalau ada indikasi korupsi harus kita laporkan, karena kita ketahui MBG ini merupakan program Nasional. Pun demikian tidak ada salahnya sebelum melanjuti ini kita minta ke pihak sekolah untuk memanggil pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memberi penjelasan bagaimana kebenarannya,” Kata Rudi Surbakti.
Dalam selang waktu dihari yang sama, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Mufakat II didepan Kepala Sekolah Jasahat Sidauruk dan dijawab langsung oleh Kepala SPPG Ardi Nainggolan Didampingi Ahli Gizi Ayu Trinanda dan juga Asisten Lapangan Dikki Brahmana. Selain itu, pihak Kodim 0205/TK selaku pendamping SPPG turut hadir dan Satgas MBG Kabupaten Karo.
“Untuk indeks menu yang viral pada hari senin kemarin, kami dari BGN (Badan Gizi Nasional) untuk penerima manfaat kami salurkan dengan budget @10.000, tapi itu juga tidak selalu kita penuhi di angka itu. Seperti halnya yang terjadi di hari senin kemarin dengan menu (bubur kacang hijau, roti tawar, pisang dan telur rebus) dengan budget @8000. Dihari berikutnya pihak kami menyesuaikan budget, seperti yang terjadi hari ini rabu 25 Februari 2026 dengan indeks harga @12.500, itu untuk menutupi kekurangan sebelumnya. Dan untuk penerima manfaat kami jelaskan dengan nilai @10.000 dan bukan berarti setiap harinya kami menyediakan menu di angka itu,” jelas Ardi Nainggolan.
Sementara kepala SMA Negeri 2 Kabanjahe, Jasahat Sidauruk menanggapi klarifikasi pihak SPPG. Didampingi Novita Br Perangin-angin PIC MBG SMA Negeri 2 Kabanjahe, Kepala Sekolah mengaku stres dengan tudingan sejumlah warga yang mengasumsikan pihak kepala sekolah “kecipratan” dari pengelola MBG.
“Jelas berdampak negatif bagi kita, sementara pihak kita tidak pernah mengintervensi pihak MBG termasuk soal harga menu yang disediakan BGN. Disamping itu perlu kami ingatkan kepada anak-anak siswa untuk jangan bermedia sosial yang liar, termasuk pihak-pihak diluar dari sekolah, kami berharap jangan ada tudingan tanpa bukti jelas yang berujung merugikan kita sendiri,” Jasahat Sidauruk.
Sesuai informasi, penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Sumber Mufakat II telah melakukan suplai makanan ke SMA Negeri 2 Kabanjahe selama 2 minggu lebih lamanya.
Moral Sitepu

Komentar