MEDAN, sorakaro.com
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Penilai Pertanahan di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (08/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Bintang Mauli Junior Pardosi, S.T., MAPPI (Cert) secara resmi diambil sumpah dan dilantik sebagai Penilai Pertanahan di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara.
Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk peneguhan komitmen dalam menjalankan amanah jabatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik profesi, serta nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara. Sebagai Penilai Pertanahan, pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam melaksanakan penilaian tanah secara objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung berbagai kebijakan serta program di bidang pertanahan.
Keberadaan Penilai Pertanahan yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, khususnya dalam penyediaan data dan informasi nilai tanah yang akurat untuk berbagai kebutuhan pelayanan pertanahan, pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, penataan pertanahan, serta kebijakan strategis lainnya.
Melalui pelantikan ini, Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara berharap semakin memperkuat profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan didukung aparatur yang berkompeten dan berintegritas, ATR/BPN terus berkomitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang modern, transparan, profesional, dan terpercaya demi mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Red/sorakaro.com






