Namanteran, sorakaro.com
Pemerintah Kabupaten Karo kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi pembangunan daerah melalui kegiatan āSambang Wargaā.
Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., hadir langsung menemui warga di Losd Desa Kuta Rayat, Kecamatan Namanteran, Jumat (26/06/2026).
Selain mendekatkan pelayanan publik dan mensosialisasikan program lingkungan hidup, kunjungan strategis ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan realisasi pembangunan yang telah berjalan serta program prioritas yang akan dilaksanakan di Kecamatan Namanteran pada tahun anggaran berjalan.
Dalam pemaparannya, Bupati Karo menegaskan bahwa arah pembangunan daerah disusun secara cermat guna menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa. Berdasarkan data infografis List Kegiatan Perangkat Daerah, Pemkab Karo telah mengalokasikan anggaran signifikan pada berbagai sektor di Kecamatan Namanteran, antara lain:
1. Sektor Pertanian dan Pengairan
Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Sukatepu dan Desa Kuta Rayat, serta pembangunan saluran drainase di Desa Kuta Rayat.
2. Infrastruktur dan Permukiman
Pembangunan tangki septik skala individu di Desa Kuta Gugung, preservasi Jalan Simpang Kuta GugungāKuta Gugung, serta penataan lingkungan di Desa Gung Pinto dan Desa Kuta Tengah.
3. Kesehatan dan Pendidikan
Rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Namanteran, rehabilitasi Pustu Kuta Rayat, serta pembangunan fasilitas penunjang sekolah seperti ruang UKS dan rehabilitasi ruang kelas di SD Negeri 040478 Sigarang-Garang dan SMP Negeri 1 Namanteran.
āSeluruh pembangunan ini merupakan bukti konkret bahwa pemerintah hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memperkuat ketahanan ekonomi melalui penguatan infrastruktur dasar,ā ujar Bupati.
Memasuki tahun 2026, Pemkab Karo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali memprioritaskan peningkatan konektivitas antar desa di Kecamatan Namanteran.
Melalui anggaran kegiatan perangkat daerah tahun 2026, Dinas PUTR mengalokasikan dana untuk peningkatan Jalan NdeskatiāGung Pinto dan Jalan Ujung TeranāSukandebi.
Selain itu, berdasarkan Daftar Kegiatan Penyesuaian TKD Tahun 2026, terdapat dua program prioritas, yaitu:
- Rekonstruksi Jalan Simpang Lau KawarāLau Kawar oleh Dinas PUTR yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
- Penataan lingkungan Desa Kuta Rayat oleh Dinas Perkim yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH).
Bupati berharap pembangunan infrastruktur jalan dan penataan lingkungan desa tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya, khususnya dalam memperlancar mobilitas hasil pertanian serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di samping pembangunan fisik, Bupati Karo juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang selaras dengan instruksi Presiden Republik Indonesia. Melalui gerakan gotong royong rutin, diharapkan potensi pertanian dan pariwisata di wilayah Namanteran dapat terus terjaga dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kegiatan Sambang Warga ditutup dengan dialog interaktif bersama masyarakat serta pelayanan publik gratis, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan hingga pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kabanjahe.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., para asisten Sekda, jajaran kepala perangkat daerah, Forkopimca Kecamatan Namanteran, kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Namanteran, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Red/sorakaro.com
Editor : Moral Sitepu
