Di Balik Tawuran Pelajar Karo: Ketika Anak Kehilangan Arah dan Pengawasan, DPRD Bersuara

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo, sorakaro.com

Aksi tawuran antar pelajar sekolah di Kabupaten KARO semakin marak. Setiap tawuran, mereka selalu membawa senjata tajam (sajam) seperti celurit, pedang maupun lainnya., Bukan hanyabitu aksi tauran antar masyarakat dan siswa di wilayah tongging, yang terjadi pada, Senin (20/04/2026), kemarin juga menjadi perhatian.

Hal ini membuat Anggota DPRD Kabupaten Karo, firman firdaus Sitepu, yang juga merupakan ketua komisi A, Dprd Karo yang membidangi pendidikan, miris,

Menurut politisi Partai Golkar ini, ada beberapa sebab yang mengakibatkan para pelajar tawuran. Biasanya, mereka salah pergaulan atau kurang perhatian dari orangtua.

“Kalau regulasi di sekolah, saya kira sudah benar. Tidak mungkin sekolah mengajarkan tawuran,” kata Firdaus saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Karo, Selasa (21/4/2026).

Untuk mencegah brutalnya aksi tawuran ini, Firdus menyarankan, peran guru dan peran orangtua di rumah harus ditingkatkan. Karena waktu anak di rumah lebih banyak ketimbang di sekolah.

“Sebenarnya itu salah. Anak harus diarahkan ketika sudah beranjak dewasa. Jangan dibiarkan begitu saja, jangan serahkan sepenuhnya kepada guru di sekolah,” kata Ketua Komisi A, karo.

Dirinya menambahkan, bahwa dalam kondisi ini kita jangan saling menyalahkan, namun mari sama sama, mendidik anak anak kita baik, giru, dan orang tua siswa, kembali masuk dan memberikan pemahaman yang baik kepada anak anak kita, karena mendidik menyal generasi muda sangat penting.

” Namun demikian kita jangan saling menyalahkan, mari bergandengan tangan, baik guru, maupun orangtua anak, kembali tingkatkan perhatian pada anak, terlebih anak yang meranjak dewasa”, Ujarnya.

Dia menyebut, belakangan ini anak berkembang dengan fasilitas yang sangat modern. Mereka memanfaatkan smartphone yang difasilitasi dengan internet. Sehingga sangat mudah berinteraksatau bergaul yang menyesatkan.

“Penggunaan smartphone harus ada pendampingan dari orangtua juga. Walaupun anak sudah SMA/SMK, tapi sebenarnya mereka masih labil. Masih sangat mudah terprovokasi. Sehingga di sini peran orang tua sangatlah penting,” kata Firdaus melanjjtkan,

Dia berujar, komunikasi antara orang tua dan anak adalah salah satu kunci pencegahan tawuran pelajar. Orang tua perlu mengomunikasikan hal-hal yang harus dihindari dan disikapi dengan baik oleh anak.

“Bagaimana kita menjelaskan yang baik dan buruk. Sebagai orang tua, bisa ambil peran sebagai katalisator. Sehingga anak bisa menangkap atau membentuk persepsi yang tepat,” kata Firdaus sebagai Komisi A

Bagus juga mengingatkan pentingnya peran lingkungan dan masyarakat untuk mencegah tawuran maupun berbagai perilaku kekerasan lainnya pada anak usia remaja. Mestinya, setiap sekolah membentuk dan memiliki tim pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Tim itu terdiri dari orangtua, guru, tenaga kerja di sekolah, lingkungan sekitar, masyarakat, RT, RW, di mana sekolah itu berada.

“Pemerintah daerah dan psikolog juga dilibatkan, jadi lebih luas cakupannya,” imbuhnya.

red/sorakaro.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Fereddy Sinaga Bawa Pulang Perunggu Asian Games 2026, Gelanggang Duel Dorong Kebangkitan Combat Sport Karo
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati
Pendapatan Kabupaten Karo Naik Rp12,26 Miliar pada P-APBD 2026
Dana LUT Rp50,6 Juta per KK untuk Pengungsi Sinabung, Ini Mekanismenya
Bupati Karo Hadiri Puncak Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026
Tudingan terhadap Koperasi Mega Gotong Royong Dibantah, Pengurus Ungkap Catatan Dana
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Fereddy Sinaga Bawa Pulang Perunggu Asian Games 2026, Gelanggang Duel Dorong Kebangkitan Combat Sport Karo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Pendapatan Kabupaten Karo Naik Rp12,26 Miliar pada P-APBD 2026

Rabu, 30 September 2026 - 17:45 WIB

Dana LUT Rp50,6 Juta per KK untuk Pengungsi Sinabung, Ini Mekanismenya

Selasa, 29 September 2026 - 00:52 WIB

Bupati Karo Hadiri Puncak Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026

Berita Terbaru