MEDAN, sorakaro.com
Inka Chiristi Br Ginting, salah satu korban dugaan keracunan makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, mengungkapkan kondisi yang dialaminya setelah mengonsumsi makanan tersebut, Selasa (18/08/2026).
Inka mengatakan, gejala yang pertama kali dirasakannya adalah rasa panas di tenggorokan dan gatal-gatal. Kondisinya kemudian disertai nyeri pada bagian perut serta sakit kepala hebat hingga terasa seperti mau pecah.
Setelah mengalami sejumlah keluhan tersebut, Inka mendapat penanganan medis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Medan.
Kini, kondisi Inka disebut telah membaik. Ia mengaku sudah pulih dan diperbolehkan untuk kembali ke rumah.
“Sekarang saya sudah sembuh dan sudah bisa pulang,” ujar Inka.
Inka juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan pihak Rumah Sakit Bina Kasih Medan selama dirinya menjalani perawatan.
Menurutnya, pelayanan medis yang diterimanya berjalan dengan baik dan prima tanpa mengalami kendala.
“Pelayanan rumah sakit Bina Kasih sangat prima, tanpa kendala sama sekali,” tuturnya.
Kesaksian Inka menambah gambaran mengenai kondisi para siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG di Berastagi.
Kasus dugaan keracunan tersebut sebelumnya menyebabkan sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Penanganan terhadap para korban serta penyelidikan mengenai penyebab munculnya gejala masih menjadi perhatian.
Red/sorakaro.com








