Viral! Absensi Fingerprint Tercatat, Tapi Keberadaan ASN Pemkab Karo Dipertanyakan

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO, sorakaro.com

Dunia maya di Kabupaten Karo tengah dihebohkan dengan beredarnya unggahan di media sosial yang menyoroti dugaan persoalan disiplin seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.

Unggahan yang dibagikan akun Facebook Santi Ginting tersebut mempertanyakan status keaktifan seorang ASN bernama Vera Wenta br Surbakti. Dalam unggahan itu, muncul pertanyaan mengenai keberadaan yang bersangkutan yang disebut-sebut jarang masuk kantor, namun statusnya masih tercatat sebagai ASN aktif di lingkungan Pemkab Karo.

Berdasarkan penelusuran, Vera Wenta br Surbakti tercatat sebagai staf pada Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karo.

Sorotan tersebut turut dikaitkan dengan beredarnya dokumen surat keterangan sakit dari Klinik Pratama “Retno” yang ditandatangani dr. Lidya Mardiahsari tertanggal 12 Agustus 2026.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa yang bersangkutan memerlukan istirahat selama tiga hari, terhitung 10 hingga 12 Agustus 2026, dengan keluhan demam (fever) dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Menanggapi sorotan yang berkembang di masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karo, Sanusi Sembiring, membenarkan bahwa Vera Wenta br Surbakti merupakan staf di instansinya.

Namun, Sanusi mengaku pihaknya tidak mengetahui keberadaan yang bersangkutan pada saat dilakukan konfirmasi. Meski demikian, data absensi elektronik atau fingerprint atas nama Vera tercatat dalam sistem.

“Absensi dan fingernya terdata, bg. Tapi keberadaannya kami tidak tahu di mana,” ungkap Sanusi saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan pada Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karo, Asniwati br Sembiring, SE, turut membenarkan bahwa Vera merupakan salah satu staf di bawah bidang yang dipimpinnya.

Menurut Asniwati, Vera memang tidak masuk kantor dalam beberapa hari terakhir dengan alasan sakit. Ia juga menyebut bahwa sebelumnya yang bersangkutan sempat datang ke kantor, namun hanya sebentar.

“Beberapa hari ini dia memang tidak masuk, Pak, alasan sakit. Akhir-akhir ini dia masuk, Pak, tapi hanya sebentar. Sebagai pimpinan sudah kami nasihati juga,” ujar Asniwati.

Ketika ditanya mengenai langkah pembinaan yang telah dilakukan terhadap pegawai tersebut, Asniwati menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembinaan secara lisan serta pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Menurut penjelasan Asniwati, sebelumnya Vera juga memiliki persoalan keluarga yang perlu diselesaikan setelah suaminya meninggal dunia.

“Sudah, Pak. Pembinaan secara lisan dan pemanggilan terhadap yang bersangkutan. Alasannya kemarin karena suami baru meninggal, ada urusan yang belum selesai. Dan tiga hari terakhir ini dia tidak masuk karena alasan sakit,” jelasnya.

Dengan adanya penjelasan dari pihak dinas tersebut, isu yang berkembang di media sosial kini mendapat klarifikasi dari instansi tempat Vera bertugas. Pihak dinas menyatakan bahwa yang bersangkutan memang tercatat sebagai staf, sementara ketidakhadiran dalam beberapa hari terakhir disebut berkaitan dengan alasan sakit.

Meski demikian, sorotan publik terhadap kedisiplinan ASN tetap menjadi perhatian. Masyarakat berharap mekanisme pengawasan dan pembinaan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo dapat berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan, sehingga pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah tetap terjaga.

Red/sorakaro.com

Facebook Comments Box

Editor : Moral Sitepu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tudingan terhadap Koperasi Mega Gotong Royong Dibantah, Pengurus Ungkap Catatan Dana
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026
PT Tirta Sibayak Indo Launching “Ota Qena”, Dukung Penurunan Stunting di Karo
Kursi Kepala Sekolah SMAN 2 Kabanjahe Kosong, Belum Ada PLH atau PLT
Bupati Karo Sambut Tim Kejaksaan Agung dalam Pengecekan Program Sekolah Nasional Terintegrasi
Peluang Produk Pertanian Karo Masuk Pasar Eropa
Bupati Karo Terima Audiensi MPK Wilayah Sumut-Aceh, Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Kristen
Berita ini 791 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:39 WIB

Tudingan terhadap Koperasi Mega Gotong Royong Dibantah, Pengurus Ungkap Catatan Dana

Minggu, 20 September 2026 - 04:47 WIB

Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae

Jumat, 18 September 2026 - 16:24 WIB

Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026

Jumat, 18 September 2026 - 16:15 WIB

PT Tirta Sibayak Indo Launching “Ota Qena”, Dukung Penurunan Stunting di Karo

Kamis, 17 September 2026 - 19:45 WIB

Kursi Kepala Sekolah SMAN 2 Kabanjahe Kosong, Belum Ada PLH atau PLT

Berita Terbaru

ATR/BPN

Kanwil BPN Sumatera Utara Peringati HANTARU Tahun 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:38 WIB