Elemen Masyarakat Karo Bersatu: Dukung Kejari Tuntaskan Kasus Amsal Sitepu, Tolak Intervensi Politik

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo, sorakaro.com

Gelombang kekecewaan meluas di tengah masyarakat Tanah Karo. Berbagai elemen warga menyuarakan keresahan atas dugaan adanya intervensi politik dalam penanganan kasus korupsi video profil desa yang menyeret nama Amsal Sitepu.

Isu mengenai rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI justru memicu kekhawatiran publik. Masyarakat menilai langkah tersebut berpotensi mengganggu independensi proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo.

Sejumlah tokoh masyarakat menegaskan, kasus dugaan korupsi tidak boleh dipolitisasi atau dijadikan alat kepentingan tertentu.

“Kami sangat kecewa jika ada politisi di pusat yang terkesan melindungi oknum yang diduga merugikan negara. Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Biarkan proses hukum berjalan murni di Kejari Karo,” tegas perwakilan masyarakat.

Di tengah sorotan publik dan potensi tekanan dari berbagai pihak, masyarakat Karo menyatakan dukungan penuh terhadap Kejari Karo agar tetap tegak lurus dalam penegakan hukum.

Elemen kepemudaan bahkan menyampaikan pesan tegas kepada aparat penegak hukum agar tidak gentar menghadapi tekanan.

“Jangan pernah surut! Rakyat Karo berdiri di belakang Kejari. Hukum tidak boleh kalah oleh kepentingan politik maupun opini yang digiring,” ujar perwakilan pemuda dalam pernyataan sikap.

Masyarakat juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai prinsip utama dalam penegakan hukum.

Bagi masyarakat Karo, kekuatan Kejari bukan berasal dari dukungan elite politik, melainkan dari kebenaran hukum dan suara hati rakyat.

Penuntasan kasus ini dinilai menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan publik, sekaligus memastikan dana desa benar-benar digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Tegakkan keadilan walau langit runtuh. Sikat korupsi tanpa pandang bulu,” seru masyarakat.

Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan, profesional, dan bebas dari intervensi. Penegakan hukum yang tegas diyakini akan menjadi fondasi penting bagi masa depan pembangunan di Tanah Karo.

Red/sorakaro.com

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Fereddy Sinaga Bawa Pulang Perunggu Asian Games 2026, Gelanggang Duel Dorong Kebangkitan Combat Sport Karo
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati
Pendapatan Kabupaten Karo Naik Rp12,26 Miliar pada P-APBD 2026
Dana LUT Rp50,6 Juta per KK untuk Pengungsi Sinabung, Ini Mekanismenya
Bupati Karo Hadiri Puncak Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026
Tudingan terhadap Koperasi Mega Gotong Royong Dibantah, Pengurus Ungkap Catatan Dana
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Fereddy Sinaga Bawa Pulang Perunggu Asian Games 2026, Gelanggang Duel Dorong Kebangkitan Combat Sport Karo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Pendapatan Kabupaten Karo Naik Rp12,26 Miliar pada P-APBD 2026

Rabu, 30 September 2026 - 17:45 WIB

Dana LUT Rp50,6 Juta per KK untuk Pengungsi Sinabung, Ini Mekanismenya

Selasa, 29 September 2026 - 00:52 WIB

Bupati Karo Hadiri Puncak Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026

Berita Terbaru